Kamis, 28 Februari 2013

Menuju Manggarai


Peserta SM-3T penempatan kabupaten Manggarai provinsi NTT harus siap lebih dini, pasalnya kami harus berangkat paling awal ketimbang rekan-rekan kami yang lain. Peserta penempatan Manggarai harus berangkat tanggal 10 Oktober 2012 pukul 15.00, Ende berangkat keesokan harinya pukul 06.30, lalu disusul oleh Landak dan Aceh besar di sore harinya pukul 14.00. Rasanya tak terima ketika kami harus berangkat lebih awal, kami masih ingin bermanja di tanah Jawa, namun di sisi lain kami sudah tak sabar ingin mendengar celotehan anak-anak di pelosok negeri.
Perjalanan dari Semarang menuju pelabuhan Ketapang kami lakukan menggunakan bus melalui jalur selatan. Entah kota apa saja yang kami lewati, aku tidak tahu sebab aku tidur di sepanjang perjalanan. Yang jelas, malam harinya kami transit di kota Solo dan pagi harinya kami transit di Bondowoso.
Tiba juga di Ketapang. Baru kali ini aku menyebrang selat Bali di siang hari. Setelah sampai di Gilimanuk, ada pemeriksaan barang bawaan oleh polisi sebelum kami melanjutkan perjalanan menuju Denpasar. Makan siang kami di rumah makan Giri Soka. Ada pemandangan indah yang bisa kami nikmati disini.
 Setelah isoma, perjalananpun kami lanjutkan. Berhubung hari masih cerah, kami memutuskan untuk tidak langsung menuju ke penginapan. Kami diajak untuk mengunjungi Kertalangu, sebuah pusat perbelanjaan oleh-oleh.
 Selanjutnya, pantai Sanur telah menanti. Terbayang indahnya senja di garis horizon. Namun kecewa kudapati.Sanur adalah pantai sunrise. Ternyata saya salah duga. haha . . . Keadaan sudah gelap ketika kami sampai disana.  Sanur sudah petang. Saatnya menuju hotel Puri Nusa Indah dimana kami akan bermalam. Kamar 19, itu kamarku. Ada dua ranjang besar disana. Kami harus lekas tidur, esok kami harus siap pukul 05.00.
 
Hoam… Pagi-pagi sekali aku harus bangun, antri mandi, lalu kemudian berdandan. Sekitar pukul 05.30 kami meninggalkan Puri Nusa Indah. Perjalanan menuju bandara Ngurah Rai hanya sekitar 20 menit. Cukup lama kami menunggu di bandara sebelum akhirnya kami terbang.

Alam negeriku sungguh indah, percayalah!

Selama 1 jam kami berada di udara. Akhirnya sampai juga di bandar udara Komodo Labuan Bajo.


Panas sekali udara di sini. Perjalanan belum usai. Dari Labuan Bajo, kami masih harus menempuh perjalanan darat sekitar 6 jam lagi. Wow! Naik, turun, berbelok-belok, kanan tebing, kiri jurang, terkadang hamparan sawah menghiasi. Perjalanan ini sungguh memanjakan mata. Mengkonsumsi obat anti mabuk sebelum perjalanan ini sangat dianjurkan. Hhe.
 Setelah menempuh perjalanan yang cukup membuat mual dan agak pusing, akhirnya kami tiba di asrama Santo Klaus, Cancar.
 Selamat istirahat kawan.
SM-3T, Maju Bersama!