Kamis, 22 Maret 2012

Modul Kuliah Perpustakaan Sekolah BAB 1: KONSEP PERPUSTAKAAN SEKOLAH


BAB 1
KONSEP PERPUSTAKAAN SEKOLAH

A.   Pendahuluan
Perpustakaan sekolah mempunyai arti penting bagi keberhasilan pendidikan, karena perpustakaan sekolah merupakan sarana penunjang kegiatan belajar siswa. Salah besar bila suatu lembaga pendidikan seperti halnya sekolah, tidak mengedepankan perpustakaan.
Sering disebutkan bahwa perpustakaan merupakan jantungnya lembaga pendidikan, namun demikian masih ada beberapa lembaga pendidikan yang kurang respek terhadap perpustakaan. Ada juga yang beranggapan bahwa perpustakaan hanya merupakan tempat untuk menyimpan buku-buku. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman akan arti penting sebuah perpustakaan. Dan masih banyak pula lembaga pendidikan yang kurang memperhatikan perpustakaannya, dikarenakan perpustakaan menyerap banyak dana dan sama sekali tidak menghasilakan pendapatan secara finansial. Selain itu masih banyak pula perpustakaan yang dikelola/ditangani oleh tenaga yang tidak menguasai perpustakaan (kalau tidak boleh dikatakan tenaga seadanya). Padahal tidak demikian, karena perpustakaan harus selalu meng-update informasi-informasi baru dan menyebarluaskan kepada penggunanya, sehingga perpustakaan perlu untuk dikelola dengan sungguh-sungguh dan ditangani oleh tenaga yang profesional dibidangnya.
Bila memperhitungkan untung dan rugi, sebenarnya secara materi perpustakaan sekolah sangat menguntungkan bagi siswa, karena siswa tidak terbebani untuk membeli buku-buku yang diperlukan untuk memperkaya pengetahuannya. Sedangkan keuntungan buat guru adalah meringankan beban mencarikan literatur-literatur yang diperlukan siswa untuk pengayaan mata pelajaran yang diberikannya. Semua itu dapat diatasi dengan adanya perpustakaan sekolah yang benar-benar dikelola dengan baik dan benar sebagaimana perpustakaan-perpustakaan sekolah di negara maju. 
Perpustakaan adalah salah satu sumber belajar yang penting, tetapi bukan satu-satunya. Perpustakaan memungkinkan para tenaga pendidik, dan para peserta didik/murid memperoleh kesempatan untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan dengan membaca bahan pustaka yang mengandung ilmu pengetahuan yang diperlukan.
Perpustakaan dapat diartikan sebagai suatu unit kerja dari suatu badan atau lembaga tertentu yang menghimpun, mengelola bahan-bahan pustaka, baik itu berupa buku-buku maupun bukan berupa buku yang diatur secara sistematis menurut aturan tertentu sehingga dapat digunakan sebagai sumber informasi oleh pemakainya.

B.  Hakekat
Salah satu ciri perpustakaan adalah adanya bahan pustaka atau sering juga disebut koleksi pustaka. Tetapi selain cirri tersebut ada beberapa ciri perpustakaan, yaitu sebagai berikut:
1.      Perpustakaan merupakan suatu unit kerja
2.      Perpustakaan mengelola sejumlah bahan pustaka
3.      Perpustakaan harus digunakan oleh pemakai
4.      Perpustakaan sebagai sumber informasi
 Perpustakaan sekolah pada hakekatnya adalah sistem pengelolaan informasi oleh sumber daya manusia yang terdidik dalam bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi. Dalam pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan diperlukan gedung/ tata ruang, anggaran, sarana dan prasarana yang memadai.
Perpustakaan Sekolah menyediakan informasi dan ide yang merupakan fondasi agar berfungsi secara baik di dalam masyarakat masa kini yang berbasis informasi dan pengetahuan. Perpustakaan sekolah merupakan sarana bagi para murid agar terampil belajar sepanjang hayat dan mampu mengembangkan daya pikir agar mereka dapat hidup sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
C.      Arti dan Tujuan
Perpustakaan sekolah merupakan bagian dari sekolah dan juga bagian dari perpustakaan secara umum. Perpustakaan sekolah sebagai salah satu sarana pendidikan penunjang kegiatan belajar siswa yang memegang peranan sangat penting dalam memacu tercapainya tujuan pendidikan di sekolah. 
Perpustakaan Sekolah adalah suatu perpustakaan yang berada di sekolah guna menunjang program belajar mengajar di lembaga pendidikan baik Sekolah Dasar maupun Sekolah. Untuk mengelola perpustakaan sekolah sebaiknya dilakukan oleh seorang pustakawan, bilamana tidak ada bisa menunjuk guru yang dianggap mampu mengelola perpustakaan sekolah. Tujuan perpustakaan sekolah merupakan bagian integral yang mendukung/ menunjang proses belajar mengajar, maka dalam pengadaan bahan pustaka hendaknya mempertimbangkan kurikulum sekolah serta selera para pembaca yang dalam hal ini adalah murid-murid.
Keberadaan perpustakaan sekolah yang representative dalam jangka panjang dimaksudkan untuk:
1.      Menumbuhkembangkan minat baca tulis guru dan siswa
2.      Mengenalkan teknologi informasi
3.      Membiasakan akses informasi secara mandiri
4.      Memupuk bakat dan minat

D.     Fungsi dan Tata Kerja
Memang apabila ditinjau secara umum, perpustakaan sekolah itu sebagai pusat belajar, sebab kegiatan yang paling tampak pada setiap kunjungan murid-murid adalah belajar, baik belajar masalah-masalah yang berhubungan langsung dengan mata pelajaran yang diberikan di kelas, maupun buku-buku lain yang tidak ada hubungannya dengan mata pelajaran. Tetapi tidak semua murid datang ke perpustakaan mempunyai maksud untuk belajar melainkan untuk mencari informasi atau bahkan hanyak untuk rekreasi. Beberapa fungsi perpustakaan sekolah antara lain:
a.      Fungsi Edukatif
Di perpustakaan sekolah disediakan koleksi putaka berupa buku dan non buku, bahan pustaka tersebut digunakan sebagai penunjang aktivitas sekolah sebagai proses pendidikan secara mandiri. Adanya perpustakaan sekolah dapat meningkatkan interes membaca murid-murid, sehingga teknik membaca semakin lama semakin dikuasai. Selain itu perpustakaan sekolah dalam hal pengadaan bahan pustaka disesuaikan dengan kurikulum sekolah, oleh sebab itu kiranya dapat kita katakan bahwa perpustakaan sekolah itu memiliki fungsi edukatif.
b.      Tempat Belajar
Selain mencari buku untuk penunjang belajar, murid-murid biasanya juga melakukan kegiatan berdiskusi di perpustakaan sekolah. Hal ini sangat didukung karena selain belajar secara mandiri, murid-murid juga gemar membahas satu atau beberapa mata pelajaran bersama teman grup atau berdiskusi secara bersama dengan memanfaatkan buku perpustakaan sebagai refgerensinya.
c.       Fungsi Penelitian/riset
Di perpustakaan telah diketahui bahwa banyak terdapat bahan pustaka, murid-murid dan guru dapat melakukan penelitian dengan mengumpulkan data atau keterangan yang diperlukan.
d.      Pemanfaatan teknologi informasi
Perpustakaan menyediakan berbagai informasi yang meliputi bahan tercetak, terekam maupun koleksi lainnya yang dapat dimanfaatkan. Dalam memperlancar proses belajar mengajar perlu pemanfaatan teknologi informasi yang notabene perpustakaan sebagai media aplikasi teknologi informasi dalam alih pengembangan ilmu pengetahuan. Perpustakaan sekolah perlu menyediakan computer berbasis internet, pangkalan data dalam bentuk CD, penyediaan buku elektronik (e-books), jurnal elektronik (e-journal), ensiklopedi elektronik, dan lainnya.
e.      Fungsi Rekreasi
Perpustakaan berfungsi sebagai tempat rekreasi bukan berarti secara fisik, tetapi secar psikologisnya. Contohnya jika ada buku yang berjudul “Malang Kota Indah”, maka murid-murid yang membacanya seakan-akan pergi ke sana karena dalam buku tersebut disajikan gambar gedungnya, tempat hiburannya, tempat pariwisatanya dan sebagainya, dimana murid-murid bisa membayangkan sedang berada di kota tersebut.
f.        Fungsi Informasi
Perpustakaan yang sudah maju tidak hanya menyediakan bahan-bahan pustaka berupa buku, tetapi juga menyediakan pustaka non buku, misalnya majalah, bulletin, peta, globe surat kabar, pamphlet dan dilengkapi dengan alat-alat pandang dengar misalnya berupa overhead projector, slide projector, pita kaset, CD dan lainnya. Semua ini akan memberikan keterangan atau informasi yang dibutuhkan murid-murid.