Kamis, 22 Maret 2012

Analisis Jenis Acara

Analisis Jenis Acara

No

Acara resmi
Acara keagamaan
Acara kekeluargaan
Acara hiburan
Acara Eksibisi
1
Teknik menciptakan suasana dengan suara
Speed
Natural – lambat
standar kecepatan suara harus menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi
standar kecepatan suara harus menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi
Kadang agak cepat, standar kecepatan suara harus menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi
Natural – lambat
Tone
Rendah
Fluktuatif
Fluktuatif
Fluktuatif
Rendah
Volume
Kuat
Kuat
Kuat
Kuat
Kuat
Power
Kuat
kekuatan suara yang dihasilkan harus tepat sesuai dengan pemakaian kata
kekuatan suara yang dihasilkan harus tepat sesuai dengan pemakaian kata
Kadang-kadang kuat, kekuatan suara yang dihasilkan harus tepat sesuai dengan pemakaian kata
Kuat
Timbre
Khidmat, serius
suara yang ekspresif akan sangat mudah mempengaruhi pendengar
suara yang ekspresif akan sangat mudah mempengaruhi pendengar
suara yang ekspresif akan sangat mudah mempengaruhi pendengar
Khidmat, serius
Napas
berbicara dengan nafas perut, karena suara yang dihasilkan lebih dalam, power lebih kuat dan lebih terasa nikmat untuk didengar.



berbicara dengan nafas perut, karena suara yang dihasilkan lebih dalam, power lebih kuat dan lebih terasa nikmat untuk didengar.
2
Teknik berbicara
Artikulasi
Setiap kata yang diucapkan haruslah jelas benar, sehingga mudah dimengerti atau dipahami
Stressing
Memberikan energi dalam suara, agar tidak menimbulkan kesan loyo
Phrasing
Dalam berbicara sebaiknya memberikan jeda agar dapat dimengerti
Kontur
Sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung irama
Sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung irama
Sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung irama
Suara variatif
Sebaiknya suara tidak datar, tetapi mengandung irama
3
Sentuhan beauty sentences
Tidak perlu
Perlu
Perlu
Perlu
Tidak perlu
4
Santun Kinestetika
Cara duduk
Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan
Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan
Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan
Sesuai kondisi
Tubuh tegak, bahu relaks, tangan diatas pangkuan
Cara berdiri
·  Untuk wanita membentuk sudut 45°, tegak, dada tegap, bahu
·  Relaks dan untuk pria kaki sedikit terbuka.
·  Untuk wanita membentuk sudut 45°, tegak, dada tegap, bahu
·  Relaks dan untuk pria kaki sedikit terbuka.
·  Untuk wanita membentuk sudut 45°, tegak, dada tegap, bahu
·  Relaks dan untuk pria kaki sedikit terbuka.
Sesuai kondisi
·  Untuk wanita membentuk sudut 45°, tegak, dada tegap, bahu
·  Relaks dan untuk pria kaki sedikit terbuka.
Cara berjalan
Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap
Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap
Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap
Sesuai kondisi
Tubuh tegap, bahu relaks dan langkah mantap
Cara menyapa
Secara resmi
Secara santai dan hangat
Secara santai dan hangat
Secara santai, ceria
Secara resmi
Kontak mata
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience. Pada saat menyebut tamu VIP, pandanglah pejabat tersebut.
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience.
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience.
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience.
Selalu bertatap mata dengan audience. Jika sedang grogi usahakan pandangan di atas kepala audience. Pada saat menyebut tamu VIP, pandanglah pejabat tersebut.
5
Penampilan
Busana
Harus disesuaikan dengan penyelenggaraan dan karakteristik acaranya
Make up
Harus disesuaikan dengan penyelenggaraan dan karakteristik acaranya
6
Kiat tampil memikat
·  Untuk menciptakan suasana kebersamaan dan dialogis dengan mengusahakan agar pembicaraan memiliki emosi yaitu melalui penegasan kata, pengulangan kata, menunda kata, dan memperpanjang kata.
·  Melangkah dengan tenang dan yakin
·  Cari tempat berdiri yang tepat, dapat dilihat semua orang (sebanyak mungkin).
·  Berdiri tegak , jangan membungkuk, bersandar dinding/meja, miring.
·  Mulai acara dengan telebih dahulu memberi salam dengan tulus dan sungguh-sungguh.
·  Berbicara dengan suara yang cukup jelas, tidak terlalu cepat/lambat, jangan monolog tetapi dialog, gunakan intonasi suara yang sesuai.
·  Ekspresi wajah harus baik
Pada saat audience belum siap untuk memulai acara, MC dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mencairkan suasana dengan opening touch yang berbentuk lelucon, pertanyaan, atau pernyataan yang kontroversial
Pada saat audience belum siap untuk memulai acara, MC dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mencairkan suasana dengan opening touch yang berbentuk lelucon, pertanyaan, atau pernyataan yang kontroversial
Pada saat audience belum siap untuk memulai acara, MC dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mencairkan suasana dengan opening touch yang berbentuk lelucon, pertanyaan, atau pernyataan yang kontroversial
·  Untuk menciptakan suasana kebersamaan dan dialogis dengan mengusahakan agar pembicaraan memiliki emosi yaitu melalui penegasan kata, pengulangan kata, menunda kata, dan memperpanjang kata.
·  Melangkah dengan tenang dan yakin
·  Cari tempat berdiri yang tepat, dapat dilihat semua orang (sebanyak mungkin).
·  Berdiri tegak , jangan membungkuk, bersandar dinding/meja, miring.
·  Mulai acara dengan telebih dahulu memberi salam dengan tulus dan sungguh-sungguh.
·  Berbicara dengan suara yang cukup jelas, tidak terlalu cepat/lambat, jangan monolog tetapi dialog, gunakan intonasi suara yang sesuai.
Ekspresi wajah harus baik
7
Etiket
1.    MC tidak harus membacakan susunan acara pada pembukaan acara, kecuali untuk acara resmi.
2.    Seusai pejabat memberikan sambutan pada acara resmi, MC tidak memberikan ucapan terima kasih, komentar atau tanggapan tentang sambutan tersebut.
3.    Bila mempersilakan pejabat untuk menberikan sambutan, sebaiknya MC bergerak meninggalkan mike pada saat yang sama dengan saat pejabat meninggalkan mike.
4.    Jangan memulai acara berikutnya sebelum pejabat yang baru saja selesai memberikan sambutan tiba di tempat duduknya.
5.    Apabila acara tersebut banyak melibatkan wartawan, fotografer dan kameramen, sehingga kegiatan mereka mengganggu jalannya acara, secara formal beri kesempatan kepada mereka untuk mengambil gambar dan segera akhiri dengan cara yang sama.
6.    Untuk catatan-catatan anda, gunakan kertas yang terpotong rapi dengan catatan yang teratur dan jangan mengangkat kertas terlalu tinggi.
7.    Jangan memukul, meniup atau selalu menggerak-gerakkan mic, sebelum dan pada saat berbicara.