Minggu, 08 April 2012

Contoh Laporan PPL 1 Unnes


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Dalam dunia pendidikan dijumpai beragam aktivitas belajar. Dalam aktivitas belajar tersebut didapatkan hasil belajar dalam berbagai bentuk, baik yang berisfat akademik, perilaku, maupun terapan. Untuk mencapai hasil belajar tersebut maka dibutuhkan tenaga pendidik yang mampu mencetak manusia-manusia yang cerdas dan berkualitas dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagi perguruan tinggi negeri pencetak calon tenaga pendidik ikut berpartisipasiaktif dalam mencetak tenaga-tenaga pendidik ikut berpartisipasi aktif dalam mencetak tenaga-tenaga pendidik yang berkompeten dan professional.
Dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas, Unnes menyelenggarakan salah satu kegiatan yaitu Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang wajib diikuti seluruh mahasiswa pendidikan yang dilaksanakan di sekolah latihan. Kegiatan PPL ini diselenggarakan sebagai langkah awal mahasiswa program studi kependidikan yang sebelum terjun langsung dalam dunia pendidikan (sekolah). Dengan adanya PPL ini diharapkan mahasiswa program studi kependidikan sebagai calon guru memunyai bekal dan kesiapan yang memadai pada saat menjadi guru nantinya.
B.     Tujuan dan Fungsi PPL
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bertujuan membentuk mahasiswa praktikan agar menjadi calon tenaga kependidikan yang professional, sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan berdasarkan kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial.
Praktik Pengalaman Lapangan berfungsi memberikan bekal kepada mahasiswa praktikan agar memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial.
C.    Waktu dan Tempat PPL
Pelaksanaan PPL 1 dilaksanakan lebih kurang dua minggu mulai tanggal 9 Agustus 2011 sampai dengan 23 Agustus 2011 di SMP N 3 Batang yang terletak di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 6 Batang Kabupaten Batang.

BAB II
HASIL PENGAMATAN

A.      Keadaan Fisik Sekolah
SMP N 3 Batang terletak di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 6 Batang Kabupaten Batang. Dengan luas tanah seluruhnya 4.820 m2 dan luas bangunan 2.552 m2. Beberapa ruangan yang dimiliki SMP N 3 Batang adalah sebagai berikut.
1.      Ruang kepala sekolah
2.      Ruang guru
3.      Ruang tata usaha
4.      Ruang kelas
5.       Ruang BP
6.      Ruang PMR/UKS
7.      Ruang kesenian
8.      Ruang OSIS
9.      Ruang Olahraga
10.  Ruang penjaga sekolah
11.  Ruang multimedia
12.  Unit produksi
13.  Pos satpam
14.  Laboratorium computer
15.  Laboratorium bahasa
16.  Laboratorium IPA
17.              Kantin
18.              Mushola
19.              Koperasi
20.              Dapur
21.              Gudang
22.              Kamar mandi/WC


B.       Keadaan Lingkungan Sekolah
1.    Jenis Bangunan yang Mengelilingi Sekolah
Jenis bangunan yang mengililingi SMP Negeri 3 Batang antara lain:
Sebelah Utara  : SD Proyonanggan 11
Sebelah Selatan           : SMA Negeri 1 Batang
Sebeleh Timur : Lapangan Dracik
Sebelah Barat  : perumahan pendudukKondisi Lingkungan Sekolah
2.      Kondisi lingkungan sekolah
a.    Tingkat Kebersihan
Tingkat kebersihan di SMP Negeri 3 Batang tergolong amat baik. Piket kelas berjalan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat, ada jadwal harian dan ada jadwal mingguan. Selain itu petugas kebersihan sekolah selalu membersihkan lingkungan sekolah tiap pagi dan semua warga sekolah turut serta menjaga kebersihan sekolah. Tempat sampah yang terdapat di setiap sudut sekolah digolongkan sesuai bahan sampah, yaitu sampah kertas, plastik, dan logam.
b.    Tingkat Kebisingan
SMP Negeri 3 Batang terletak di area kampus (komplek sekolah dari playgroup sampai sekolah menengah dan kejuruan) yang letaknya agak jauh dari jalan raya utama. Keadaan ini mendukung terciptanya suasana yang kondusif untuk proses belajar mengajar, jauh dari kebisingan.
c.    Sanitasi
Sanitasi di SMP Negeri 3 Batang dikelola dengan baik. Udara di lingkungan sekolah cukup bersih karena letaknya yang agak jauh dari jalan raya. Hampir di setiap ruangan dipasang AC maupun kipas angin untuk mendukung kenyamanan belajar peserta didik. Keadaan airnya juga bersih, aliran air serta pembuangannya berjalan lancar.
d.   Jalan Penghubung dengan Sekolah
SMP Negeri 3 Batang berjarak lebih kurang 100 meter dari jalan raya. Jalan yang menuju sekolah ini ialah jalan beraspal yang biasa dilalui angkutan umum.
e.    Keadaan Masyarakat
Masyarakat di sekitar SMP Negeri 3 Batang mayoritas berprofesi sebagai pegawai negeri, wiraswasta dan pedagang.
C.  Fasilitas Sekolah
1.      Ruang Kepala Sekolah
Ruang kepala sekolah yang terdapat di SMP N 3 Batang dapat dikatakan baik. Sarana yang terdapat di ruang kepala sekolah antara lain:
a.       Gambar president
b.      Meja kepala sekolah
c.       Meja kursi tamu
d.      Kursi kepala sekolah
e.       Computer
f.       Almari kayu
g.      Almari kaca
h.      Almari brangkas
i.        Jam dinding
j.        Piala/ plakat
k.      Bendera merah putih
l.        Mesin duplicator
m.    Papan data struktur organisasi
n.      Papan kegiatan kepala sekolah
o.      Papan DUK
p.      Peta kabupaten kudus
q.      Simbol dharma wanita
r.        Simbol korpri
s.       Brankas
t.        Kipas angina
u.      Buku- buku
v.      Album
w.    Printer
x.      Pesawat tv
2.      Ruang Guru
Ruangan guru SMP N 3 Batang sudah cukup baik dan lengkap, ini dapat dilihat dari sarana yang terdapat di dalamnya, antara lain.
a.       Gambar Presiden
b.      Meja Guru
c.       Meja Kayu Kecil
d.      Meja Tamu/ kursi
e.       Kursi Guru/ lipat
f.       Kursi Kayu
g.      Kursi Putar
h.      Kursi Putih
i. Almari Kayu/kaca
j. Box rak
k.      Papan Tulis
l. Papan Daftar Struktur Organisasi
m.    Papan Informasi
n.      Peta Dunia
o.      Globe
p.      Dispenser
q.      Speaker
r.Gamba Bupati Kudus
s.       Jam Dinding
t.Kipas Angin
u.      Televisi
v.      Tape Recorder
w.    Pigura
x.      Wastafel
y.      Komputer
z.        Printer

3.      Ruang Tata Usaha
Ruang Tata Usaha (TU) diapit oleh ruang wakil kepala sekolah dan koperasi sekolah. Ruangan sudah berperan sebagai sebuah kantor. Sarana yang terdapat di ruang TU adalah.
a.       Gambar Presiden
b.      Gambar Wayang
c.       Meja Kerja Kepala TU
d.      Meja Kerja Staf
e.       Meja Kayu Kecil
f.       Meja Sound system
g.      Meja Komputer
h.      Kursi Kepala TU
i.        Kursi Besi
j.        Kursi Kayu
k.      Kursi Putar
l.        Kursi Putih
m.    Jam Dinding
n.      Almari Arsip
o.      Filling Kabinet
p.      Pasawat Telepon
q.      Pesawat Ipone
r.        Pesawat Komputer
s.       Pesawat TV
t.        Printer
u.      Papan Data
v.      Wastafel
w.    Brankas
x.      Pemadam Kebakaran

4.      Perpustakaan
Perpustakaan melayani daftar referensi belajar untuk proses belajar mengajar d SMP N 3 Batang. Pelayanannya menggunakan prosedur peminjaman yang telah ditentukan agar tidak terjadi kekacauan dalam proses peminjaman dan pengembalian, sistem organisasi perpustakaan SMP N 3 Batang telah tertata rapi dan terdapat satu pustakawan.
a.       Almari Besi
b.      Rak Kayu/ Rak Buku
c.       Rak Buku Besi
d.      Meja petugas
e.       Meja Baca
f.       Meja Kayu
g.      Kursi Petugas
h.      Kursi Putih
i.        Kursi Kayu
j.        Bangku
k.      Papan Tulis
l.        Jam Dinding
m.    Hiasan Dinding
n.      Tempat Koran
o.      Buku-Buku
p.      Bonai
q.      Mesin Tik
r.        Komputer

5.      Laboratorium Komputer
Laboratorium di SMP N 3 Batang cukup baik. Ini dapat dilihat dari kondisi komputer yang memadai dan ruangan. Setiap dua siswa mengoperasikan satu komputer. Hal ini dikarenakan jumlah komputer yang ada di SMP N 3 Batang tidak sebanding dengan jumlah siswa yang ada. Di dalam laboratorium komputer juga terdapat printer.
a.       Lemari Kaca
b.      Meja  Kayu
c.       Meja Komputer
d.      Komputer
e.       Monitor
f.       Printer
g.      Stabilizer
h.      Kipas angin
i.        Jam Dinding
j.        Tempat Air Minum
k.      Almari Kayu
l.        Peaswat OHP

6.      Ruang BK
Ruang BK dapat dikatakan baik. Terdapat meja, kursi guru, dan ruang tamu. Ruangan ini dijadikan satu dengan UKS dengan sekat lemari besar. Di ruang UKS tersebut terdapat tempat tidur dan lemari tempat obat.
a.    Pancasila
b.   Gambar Pahlawan
c.    Meja Kerja
d.   Meja Kayu
e.    Meja Pendek
f.    Meja Panjang
g.   Meja Tamu
h.   Kursi Lipat
i.     Kursi Kayu
j.     Kursi Purih
k.   Printer
l.     Almari Kayu
m. Papan Data
n.   Papan Kegiatan
o.   Kotak P3K
p.   Jam Dinding
q.   Pesawat Telepon
r.     Tempat Air Minum
s.    Komputer
t.     Kipas Angin

7.      Laboratorium Bahasa
a.       Gambar P
8.      Laboratorium IPA
9.      Laboratorium IPS
10.  Gudang
11.  OR
12.  Pengadaan
13.  Koperasi
14.  Tunggu/ Tempat Sepeda Motor
15.  Musola
16.  UKS
17.  Ruang Kelas
D.       Penggunaan Sekolah
SMP N 3 Batang ini terletak di Jalan Raya Sunan Muria 58 Kudus, Kab. Kudus yang dimiliki oleh suatu yayasan yang bernama YPPM (Yayasan Pembinaan Pembangunan Masyarakat). SMP N 3 Batang memiliki 4 bidang program keahlian yaitu Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, dan Busana Butik.
Jumlah ruang kelas yang ada sebanyak 19 ruangan sedangkan jumlah kelas yang ada sebanyak 21 kelas. Dari bulan Januari sampai dengan bulan Oktober jumlah kelas yang ada di sekolah hanya 17 kelas, sedangkan 4 kelas yang lainnya melaksanakan Praktik Kerja Indusri. Hanya pada bulan November dan Desember semua kelas ada di sekolah, sehingga pada bulan tersebut menggunakan kelas bergilir.
E.       Keadaan Guru dan Siswa
1.      Jumlah Guru dan Sebarannya Menurut Mata Pelajaran
Jumlah guru di SMP N 3 Batang sebanyak 46 orang yang terdiri atas 4 guru tetap dan 42 guru tidak tetap adapun pembagian tugas mengajar guru adalah sebagai berikut.
a.    Guru PKn                                                             3
b.    Guru Pend. Agama Islam                                    2
c.    Guru Bahasa Jawa                                               3
d.   Guru Bahasa dan Sastra Indonesia                      5
e.    Guru Bahasa Inggris                                        4 
f.     Guru Penjas dan Orkes                                        2         
g.    Guru IPA                                                         4
h.    Guru IPA fisika                                                1
i.      Guru IPS                                                          5
j.      Guru Matematika                                             4
k.    Guru Seni Budaya                                            2
l.      Guru TIK                                                         8
m.  Guru BK                                                          4

2.                 Jumlah Siswa dan Sebarannya Setiap Kelas
Jumlah Terkini Siswa Per Kelas SMP N 3 Batang
Tahun Pelajaran 2010/2011


Kelas
L
P
JUMLAH
VII A
18
18
36
VII B
18
18
36
VII C
20
16
36
VII D
18
18
36
VII E
18
18
36
VII F
18
14
32
VII G
18
14
32
JUMLAH
128
116
244
VIII A
14
22
36
VIII B
18
18
36
VIII C
20
16
36
VIII D
16
16
32
VIII E
16
16
32
VIII F
16
16
32
VIII G
19
16
35
JUMLAH
119
120
239
IX A
14
22
36
IX B
20
16
36
XI C
19
16
35
XI D
19
16
35
XI E
18
14
32
XI F
16
16
32
XI G
18
14
32
JUMLAH
124
114
238
JML SELURUH
371
350
721

3.      Jumlah Staf Tata Usaha dan Karyawan
Jumlah staf tata usaha dan karyawan SMP N 3 Batang Tahun Pelajaran 2010/2011 adalah 11 orang pegawai, dengan rincian sebagai berikut.
Kepala TU
Bendahara
Petugas
Laboran
Petugas
Staff TU
Pesuruh/
Jumlah
Instalasi
Perpustakaan
Penjaga Sek.
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P

1

1
3

1

1


3

3
6
5

4.      Jenjang Pendidikan terakhir Kepala Sekolah, Guru, dan karyawan

Jabatan
Ijazah Tertinggi
S1
Magister/ S2
Doktor/ S3
Jumlah
Keg.
Non Keg.
Keg.
Non Keg.
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
Kepala Sekolah






1



1

Guru
Tetap
1









1

Tidak Tetap
11
24








11
24
Bantu Pusat













Bantu Daerah

3









3
Jumlah Guru
12
27








12
27
            Tenaga Administrasi














F.   Interaksi Sosial
1.    Kepala Sekolah dengan Guru
Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab pelaksana pendidikan sekolah, termasuk didalamnya penanggung jawab pelaksanaan administrasi sekolah. Selain itu, dalam kehidupan lingkunagan sekolah Kepala Sekolah juga berinteraksi dengan warga sekolah salah satunya adalah guru. Didalam interaksi dengan guru Kepala Sekolah SMP N 3 Batang sudah baik. Kepala Sekolah tidak hanya tidak hanya berada di ruang Kepala Sekolah saja namun juga ke ruang guru, BP/ BK, maupun ruang Tata Usaha serta kantin. Sehingga disini dapat dilihat keakraban Kepala Sekolah dengan Guru. Keakraban Kepala Sekolah tersebut dengan Guru dapat meningkatkan mutu dan kualitas sekolah karena adanya interaksi Kepala Sekolah dengan Guru yang baik maka akan menjadi kompak dan sejalan. Sehingga dalam pelaksanaan program sekolah dapat berjalan sesuai dengan visi dan misi yang diharapkan.
2.    Guru dengan Guru
Interaksi Guru dengan Guru yang terjalin di SMP N 3 Batang sudah baik. SMP N 3 Batang memiliki banyak Guru yang tidak tetap namun antara Guru tetap dan Guru tidak tetap mempunyai hubungan yang baik. Hal ini juga didukung jumlah Guru di SMP N 3 Batang yang tidak terlalu banyak serta ditempatkan dalam satu ruang tidak terpisah – pisah. Walaupun banyak Guru di SMP N 3 Batang yang terbatas. Dengan adanya interaksi yang baik antar guru maka akan terjadi kekompakan serta pelaksanaan program sekolah dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
3.    Siswa dengan siswa
Warga sekolah selain Kepala Sekolah dan guru adalah siswa. Tidak ada siswa berarti tidak ada sekolah. Sejauh ini interaksi antar siswa di SMP N 3 Batang cukup baik walaupun terkadang terdapat konflik.namun Hal ini masih dalam taraf kewajaran. Interaksi siswa juga dapat dilihat pada keikutsertaan siswa dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Paspamsek. Disini siswa dapat saling mengenal, memahami serta bekerja sama dalam berbagai hal, misalnya dalam kegiatan yang dilakukan oleh Paspamsek dalam hal pengaturan lalu lintas di sekitar sekolah setiap pagi menjelang jam masuk sekolah.
4.    Guru dengan Siswa
Interaksi antara guru dengan siswa di SMP N 3 Batang sudah terjalin dengan baik. Hal ini dapat dilihat dengan adanya siswa yang datang keruang guru untuk konsultasi masalah pelajaran atau masalah pribadi. Selain pada guru yang dipercaya ( guru mata pelajaran) siswa juga ada yang berkonsultasi pada guru BP. Peran guru selain pengajar juga berperan sebagai pendidik serta sebagai orang tua siswa selama disekolah.
5.    Guru dengan Staf Tata Usaha
Guru selain berinteraksi dengan Kepala Sekolah, guru lain dan siswa juga berinteraksi dengan staf tata usaha. Interaksi guru dengan staf tata usaha di SMP N 3 Batang sudah terjalin dengan baik, walaupun ruangan guru dengan syaf tata usaha berbeda. Staf tata usaha tidak hanya berada diruangannya saja, tetapi juga berkunjung keruang guru. Sebaliknya guru juga berkunjung keruang tata usaha bila tidak sedang mendapat tugas. Hubungan yang demikian dapat memberikan efek yang  baik bagi jalannya program sekolah serta kemajuan sekolah.
6.    Hubungan Secara Keseluruhan
Secara keseluruhan hubungan antar warga sekolah di SMP N 3 Batang sudah terjalin dengan baik. Hal ini terlihat pada keakraban seluruh kmponen sekolah SMP N 3 Batang yaitu antara kepala sekolah dengan guru, guru dengan guru, guru dengan siswa, siswa dengan siswa, dan guru dengan staf usaha lainnya.

G.  Tata Tertib dan Pelaksanaannya
1.      Tata tertib siswa terlampir
2.      Tata tertib guru/ tenaga pendidik terlampir
H.  Bidang Pengelolaan dan Administrasi
1.      Struktur Organisasi Sekolah
Struktur organisasi SMP N 3 Batang menggambarkan kepengurusan sekolah sebagai suatu organisasi yang dikelola secara baik dan sistematis. Adapun bagan struktur organisasi SMP N 3 Batang periode 2009/2010 dan pembagian tugas masing-masing pada struktur organisasi tersebut terlampir.
2.      Struktur Administrasi Sekolah, Administrasi Kelas, dan Administrasi Guru
Pengelolaan administrasi di SMP N 3 Batang dikelola oleh bagian Tata Usaha (TU) yang dikepalai oleh kepala bagian Tata Usaha dan dibantu Staf tata Usaha lainnya.
Pengelolaan administrasi kelas dilaksanakan oleh kelas yang bersangkutan yang pengelolaannya dilakukan oleh wali kelas dan kepengurusannya dipimpin oleh seorang ketua kelas. Dalam kelas dibentuk kepengurusan kelas yang nantinya akan mengurusi segala administrasi kelas yang bersangkutan. Adapun tugas masing-masing pengurus terlampir.
Pengelolaan administrasi guru dilaksanakan oleh guru yang bersangkutan, antara lain meliputi : membuat RPP, silabus, Program Tahunan, program semester, dan daftar nilai siswa.
3.      Struktur Organisasi Kesiswaan, Kegiatan Intra dan Ekstrakuikuler
Kepengurusan organisasi siswa di SMP N 3 Batang dilaksanakan oleh OSIS yang dipimpin oleh seorang ketua OSIS dibimbing oleh Pembina OSIS. Kegiatan intra dan ekstrakurikulerditangani oleh Wakasek urusan kesiswaan. Kegiatan intrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan dalam jam pelajaran sekolah yang meliputi Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas, praktikum di laboratorium. Kegiatan intra dan ekstrakurikuler yang ada di SMP N 3 Batang antara lain: OSIS, Paspamsek, PMR, Pramuka, Paskibra, English Conversation, Bola Voli, Bola Basket, Bridge.
4.      Alat Bantu PBM
Dalam proses belajar mengajar guru menggunakan alat bantu dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Akan tetapi, banyak guru yang belum bisa memanfaatkan alat bantu mengajar yang efektif dan efisien. Alat bantu dalam PBM antara lain meliputi: buku mata pelajaran, papan tulis, kapur dan penghapus. Sedangkan alat bantu PBM yang lain seperti alat praktikum, media komputer, LCD, mesin jahit, mesin ketik manual dan lain-lain belum digunakan secara maksimal.
5.      Kalender Akademik dan Jadwal Kegiatan Pelajaran
Pelaksanaan PBM dan kegiatan sekolah lainnya dilaksanakan sesuai kalender pendidikan yang berlaku di sekolah meliputi jadwal kegiatan pembelajaran, hari libur  nasional, dan jadwal kegiatan lainnya. Data mengenai kalender pendidikan dan jadwal kegiatan pelajaran yang berlaku di SMP N 3 Batang terlampir.
6.      Komite Sekolah dan Peranannya
Menurut Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 44 Tahun 2002, Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka peningkatan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan. Dalam hal ini Komite Sekolah ikut berperan sebagai pemberi pertimbangan (advisory), pendukung (supporting), pengontrol (controlling), dan mediator (links). Keanggotaan komite Sekolah diambil dari nsur masyarakat dan pihak sekolah (dewan guru). Adapun susunan Komite Sekolah SMP N 3 Batang  terlampir.

BAB III
PENUTUP
A.    Simpulan
Dari hasil pelaksanaan kegiatan PPL 1 mengenai tugas-tugas guru dan staf sekolah lainnya sebagai rangkaian kegiatan observasi dan orientasi kegiatan sekolah, maka penyusun memberikan simpulan antara lain sebagai berikut:
1.      Kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dengan mengacu pada kurikulum KTSP yang berlaku dengan dukungan sarana belajar yang memadai dan kualitas guru yang kompeten dan profesional.
2.      Guru sebagai pendidik tidak hanya melaksanakan tugas sebagai pengajar tetapi juga melaksanakan tugas yang berkaitan dengan administrasi guru.
B.     Saran
SMP N 3 Batang seperti juga SMP lainnya, sedang menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang pada dasarnya merupakan penyempurnaan dari Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Sekolah hendaknya dapat lebih mempersiapkan diri, khususnya mempersiapkan siswa untuk dapat menyesuaikan diri dengan sistem yang baru ini.
Para guru hendaknya dapat lebih memanfaatkan tersedianya sarana dan prasarana yang ada, khususnya media pembelajaran. Serta tidak kalah penting, hendaknya setiap guru dapat mengembangkan jenis media agar dapat memberikan stimulus kepada siswa sekaligus membantu mempermudah pemahaman siswa terhadap mata pelajaran